Powered By Blogger

Jumat, 14 Juni 2013

guy

Untuk kalian  para pria
Jangan menyesal dan jangan salahkan seorang wanita, apabila nanti mungkin ada pria lain yang :
dengan hati yang tulus mencintai wanita itu disaat kamu hanya bisa bermain dengan hatinya
dengan lembut menghapus air matanya disaat kamu hanya bisa membuatnya menangis karenamu
dengan hangat memeluk dan mendekapnya disaat dia sedang merindukanmu
Dan jangan menyesal atau menyalahkan seorang wanita, 
apabila nanti ada pria lain yang lebih bisa membuat dia merasa nyaman
yang lebih bisa membahagiakan dia disaat kamu hanya mampu menyakitinya
yang lebih bisa mengerti dan memahami dia disaat kamu tidak bisa memahami maksud hatinya
dan, yang lebih bisa memberi dia KEPASTIAN disaat kamu hanya bisa mengumbar janji dan kata-kata manis tetapi tidak dengan tindakan.

Karena sesungguhnya,
yang seorang wanita butuhkan hanyalah...
SEBUAH KEPASTIAN dari pria yang ia cintai :)

Rabu, 12 Juni 2013

Just So You Know

I want you to know..
Eventhough you've hurted me,
but honestly this heart still wants you and loves you until now!
And you must know..
You are the reason why I cry but you are also the reason why I can smile again :)

Thoughts: Tentang Sebuah Penantian

Thoughts: Tentang Sebuah Penantian: Pernah berada di satu titik saat kamu benar-benar merasa kalah? Pada titik itu, pada keadaan itu, kamu hanya berusaha menerima bahwa kamu k...

Thoughts: Questioning

Thoughts: Questioning: Kemarin sore, tiba-tiba gue kepikiran sesuatu tentang perasaan "hidup". Perasaan yang gatau gimana bikin kita lebih dari sekedar ...

Sabtu, 22 September 2012

Dwitasari :): Kepada Kamu dengan Penuh Tanya

Dwitasari :): Kepada Kamu dengan Penuh Tanya: Siapa kamu? Ah, kamu terlalu absurd untuk kulogiskan Kamu terlalu rumit untuk dijelaskan Kehadiranmu Kepergianmu Tak pernah...

Dwitasari :): Kau Tak Tahu, Aku Rindu!

Dwitasari :): Kau Tak Tahu, Aku Rindu!: Kau tak tahu, aku rindu Meskipun mengalir sajak-sajak kecil yang mencari muaranya, kamu Meskipun mengalir air mata deras yang m...

Dwitasari :): Kenapa Harus Kamu?

Dwitasari :): Kenapa Harus Kamu?: Kenapa harus kamu? Yang menghadirkan tanda tanya dan bisu yang menyeringai santai Kenapa harus kamu? Yang tiba-tiba datang lalu...

Dwitasari :): Kita (mungkin) Belum Benar-Benar Putus

Dwitasari :): Kita (mungkin) Belum Benar-Benar Putus: Mungkin, dulu aku tak benar-benar mencintaimu, ketika jantungmu berdetak lebih cepat saat bertemu denganku, aku tak merasakan jantungku...